TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Provinsi Lampung bakal menggenjot investasi untuk memaksimalkan meningkatkan pendapatan daerah.
Hal ini diungkapkan oleh Pj Gubernur Lampung, Samsudin saat menghadiri acara Lampung Economic and Investment Forum (LEIF) 2024, di Lampung Resort on Hurun Beach, Pesawaran, Rabu (2/10/2024).
Samsudin menjelaskan, bahwa terdapat tiga variabel untuk meningkatkan pendapatan daerah.
"Variabel pertama dari BBNKB atau pajak kendaraan bermotor, dan itu tidak bisa kita maksimalkan karena ada titik ambang batasnya, karena kita tidak bisa memaksa masyarakat membeli kendaraan bermotor," ujarnya.
Samsudin melanjutkan, variabel kedua yakni mengandalkan dana hibah yang berasal dari pemerintah pusat.
Adapun variabel ketiga yakni Investasi, yang menurutnya tidak ada batasan untuk meningkatkan pendapatan daerah.
"Sekarang kita harus menggenjot investasi melakukan upaya-upaya menggali potensi yang ada di Provinsi Lampung,"
"Kalau variabel ketiga ini tidak kita lakukan maka akan terjadi stagnan pada anggaran pendapatan daerah Lampung," imbuhnya.
Pihaknya bakal berupaya memperbanyak investasi di Lampung, mempermudah izin-izin investasi, dan memberi kenyamanan kepada para investor yang ada di Lampung.
"Orang yang datang kita ke lampung kita berikan kenyamanan, kemudahan jalan yang bagus, hotel yang baik, makanan yang disukai,"
"Oleh karena itu, ke depan investasi harus dipacu, karena ini adalah cara untuk meningkatkan pendapatan daerah yang tak terhingga, dan forum ini adalah salah satu upaya untuk mendapatkan variabel yang ketiga tadi," pungkasnya.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID)
أُعيد نشر هذا المقال من FOILA ويُعرض بلغته الأصلية. وتبقى حقوق المحتوى لمالك المصدر الأصلي.
اقرأ في FOILA ↗